Hal-hal yang Harus Anda Perhatikan Saat Mencari Dana dengan Menggadaikan BPKB Mobil

Dalam proses pengajuan pinjaman dana, biasanya pihak debitur akan ditanyakan mengenai agunan atau jaminan apa yang bisa ditawarkan. Tahapan ini merupakan hal yang lumrah mengingat pihak kreditur biasanya menginginkan adanya jaminan untuk memastikan keamanan dari pinjaman yang telah diajukan debitur. Salah satu agunan yang kerap kali digunakan pihak debitur adalah BPKB mobil. Namun, sebelum mengajukan BPKB mobil Anda sebagai agunan, perhatikan beberapa hal berikut ini terlebih dahulu.

Memperhatikan plafon pinjaman yang diberikan

Saat mengajukan pinjaman uang tunai, Anda tentu memiliki harapan tersendiri mengenai pinjaman yang Anda butuhkan. Namun, sebaiknya Anda juga menyesuaikan harapan tersebut dengan plafon pinjaman yang diberikan. Plafon pinjaman merupakan batas atas pinjaman yang dapat Anda ajukan berdasarkan agunan yang Anda jaminkan. Ketika Anda mengajukan BPKB mobil sebagai agunan untuk mendapatkan dana segar, maka Anda harus memperhatikan betul apakah agunan tersebut memiliki plafon pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Sehingga, pinjaman yang Anda ajukan nantinya dapat lebih bermanfaat dan sesuai dengan keinginan Anda.


Memastikan usia STNK Anda masih panjang

BPKB mobil yang Anda miliki memang jarang digunakan, namun bukan berarti BPKB tersebut tidak memiliki fungsi apa-apa dari kendaraan yang Anda miliki. Salah satu momen dimana Anda membutuhkan BPKB yakni saat Anda akan memperpanjang usia STNK Anda. Proses ini biasanya dilakukan setiap 5 tahun sekali dan membutuhkan BPKB dalam prosesnya. Oleh karena itu, pastikan usia STNK Anda masih panjang sebelum melakukan gadai BPKB mobil atau meminjam uang dengan menjadikan BPKB mobil sebagai agunannya.

Memastikan Mobil Anda tidak bermasalah

Tak hanya soal BPKBnya, ketika Anda menggunakan BPKB tersebut sebagai jaminan, pastikan mobil yang Anda miliki tidak bermasalah. Masalah yang dimaksud berarti masalah pada status kepemilikan atau persengketaan lainnya yang membutuhkan BPKB dalam proses penyelesaiannya. Karena, ketika Anda menggunakan BPKB sebagai jaminan maka Anda harus memastikan BPKB tersebut tidak digunakan agar tidak repot ketika BPKB mobil tersebut telah dijaminka